Saturday, 26 July 2014

Panas. Gitar. Future. Movie Reviews!

Hey,

Disini masih panas... Walaupun minggu lalu sempet dua kali hujan dan mendung seharian tapi.. Yeah.

Hari Kamis kemaren gw akhirnya ganti senar gitar akustik setelah hampir 3 tahun... Well.. Yeah. Gatau kenapa gw hampir 3 tahun ga ganti2 senar.... Anyway, pas ganti senar, gw juga sekalian minta senarnya direndahin. Soalnya selama ini gw harus neken lebih kenceng biar bunyi... Umm. Yep. Btw, yes, gw pas itu ga ganti senar sendiri soalnya 1.) Belom pernah dan 2.) Sekalian belajar dan 3.) Sekalian minta rendahin senarnya (posisi senar sama fretnya).... Yeah.

Tapi gw masih gangerti gimana pas itu cara orangnya rendahin senarnya... Gw baru nyadar, ternyata ada lubang, dibagian dalam gitarnya, yang ada dideket necknya... Dan orangnya kea muter2in this metal thing yang udah dimasukin kedalam lubang itu... Dan setelah itu dia benerin senarnya, daan posisi senarnya udah lebih deket ke fret... Umm.. Yeah. 

Good job there... For not knowing all the technical terms. ;(

So yeah. Suara senar gitarnya kedengeran beda, tapi lebih enak dari yang dulu. Which is great. :)


Moving on...

Technically 2 bulan terakhir gw ini pengangguran. Dan jujur masih gatau akan kuliah dimana. Yep. Udah ada beberapa plan sih. Tapi gw masih harus nunggu sesuatu.. Sampai pertengahan Agustus. Setelah itu, gw tinggal ikutin rencana. Insya Allah ini yang terbaik.

Daan.. Selama 2 bulan terakhir. Gw.. (besides gaming dan ibadah dibulan puasa) baca2, gitar, modding, nonton bola, keliling2/jalan2/olahraga... Tapi karena ini lagi puasa + akhir2 ini panas.... Gw decide untuk nonton. Ke bioskop. Atau disini: Cinéma. Yup.


So... Here is a list of movies that I watched recently, dengan mini-review... Jangan berharap review yang pro. Daan plus-minusnya juga seinget gw.. So yeah :p


1. Jersey Boys:



Basically, film ini berdasarkan musikal dengan nama yang sama, which is based on Frankie Valli and The Four Seasons, grup musik 60an. 

+ Great story. Ada beberapa bagian yang touching. 
+ Really love the music!! 
+ Nice bits of comedy too.
+ Love the accent.
+ Christopher Walken's acting

- Bagian awal pergerakan ceritanya agak cepet. 
- Vokalnya kadang agak dilebih2in, dan bagiannya Nick Massi agak aneh. Yang meranin Frankie Valli sih aktor di musicalnya, which is cool.
- Karakternya Christopher Walken... Kocak tapi jadi malah kurang serius :p

Final remarks: Setelah nonton film ini... Gw langsung download satu album Frankie Valli and The Four Seasons yang best of... Lagu2nya masih stuck sampai sekarang. Kalo yang gatau mereka siapa... Mungkin tau lagu ini: "Can't Take My Eyes Off You"

Overall: Very entertaining. 

Rating: 9.0/10.0 Capicados


2. Jimmy's Hall:



Cerita tentang Jimmy Gralton sampai dia di-deportasi ke Amerika. Jimmy Gralton adalah seorang aktivis politik di Irandia tahun 1930an. "Hall" yang ada dijudulnya itu refers to a rural dance hall that he built... Jimmy Gralton juga memperkenalkan jazz di dance hall itu... Pekerja dan warga setempat berharap hall itu bisa jadi tempat mereka berkumpul, istirahat, beraktivitas, belajar, bersenang2. Tapi, karena peranan gereja katolik yang sangat kuat di pemerintahan Irlandia, hall itu dan warga yang menggunakan hall itu dianggap bertentangan sama ajaran gereja dan juga bertentangan sama pemerintah. Jimmy Gralton dan beberapa warga disitu juga dicap sebagai komunis, karena peranan dia dan beberapa warga itu dalam membela pekerja lokal dan menentang bangsawan dan tuan tanah/pemilik tanah (landowners). 

Well... Sebenarnya kalau seseorang pada saat itu tidak mengikuti ajaran atau perintah gereja katolik dan pemerintah Irlandia, yaa dicap sebagai komunis. Kalau misalkan orang2 biasa pengen belajar, tanpa campur tangan gereja.. Dicap sebagai komunis. Welp. 

Ini film drama, ada romancenya juga. Tapi bagian yang serunya yaa politiknya. Ada satu adegan dimana orang2 yang dilabelin komunis itu ngelabelin balik orang2 pro-gereja sebagai fasis. Padahal yang pro-gereja kyknya simply takut sama bahaya komunisme yang ada kea di Soviet Union under Stalin... Malahan yang pro-gereja malah jadi keliatan sebagai reactionaries... Padahal yang mereka bilang komunis itu mayoritasnya cuma left-wing, socialists.. Oh well.

+ Political Drama (?)
+ Irish. Irish accent. Beautiful Ireland.
+ History. 1930s. Love the outfit.
+ Workers vs Landowners. Class struggle. Communism. Fascism. Reactionaries. Religion. 
+ Some nice music. Great atmosphere.
+ Great dialogues. Love the conversation between Jimmy and the priest.
+ Some funny moments. That mother vs policemen scene...
+ Andrew Scott!

- Strong Irish accent... Kadang ada yang gaterlalu ngerti mereka ngomong apaan.
- Sebagai drama... Kesannya slow, tapi tiba2 selesai filmnya. /:
- Something is missing... Endingnya...
- Pas bagian flashback ga langsung tau bahwa itu flashback.
- Karakter Andrew Scott perannya kurang :(

Final remarks: Love history. Love the story. Love the politics bit. Love Ireland. Walaupun ada yg lacking, here and there... 

Overall: Love the story. A bit lacking here and there...

Rating: 8.5/10.0 Capicados


3. Edge of Tomorrow



Film berdasarkan buku All You Need Is Kill by Hiroshi Sakurazaka. Alien, sci-fi acton, futuristic, a bit of drama, lots of comedy. Tom Cruise, Emily Blunt... Ceritanya Bumi diserang alien.... Well.. Lebih enak kalo nonton sendiri sih. Intinya ada elemen2 Groundhog Day.. Dan alien, action, thingy. Dan ada Paris juga! dan London! dan some sort of futuristic Normandy landing... Which is cool.

+ Funny/awkward Tom Cruise moments.
+ Futuristic war. Cool gadgets and armour.
+ Love the atmosphere pas di Heathrow, yang dijadiin forward operating base.
+ Konsep aliennya baru, bagi gw. 
+ Biology related. Cool.
+ London, Paris.
+ Mad-Eye Moody.
+ Love the humour. Comical.
+ Badass Emily Blunt.
+ Efek sama sinematografinya keren.

- Endingnya...
- Come to think of it, actionnya biasa aja.
- Peran karakter lainnya kurang.
- Adegan Emily Blunt yang itu... yang diulang2. Jadi malah lucu :p
- Pas yang mereka kabur dari bangunan itu, pas dikejar2, kenapa ga bunuh diri aja... :/

Overall: Quite cool. Konsepnya lumayan menarik. Lebih entertaining di bagian komedinya daripada actionnya. Jadi yaa genrenya lebih ke Military Science Fiction ++ Comedy... :p

Rating: 8.5/10.0 Capicados

"Come find me when you wake up."


4. The Fault in Our Stars"Okay."




Film based on novelnya John Green... Beautifully adapted. Gabisa dan gausah ceritain isi filmnya, soalnya udah sangat terkenal, at least di kalangan remaja. Filmnya hampir persis sama yang ada di novelnya. 

Feelnya kerasa banget. Jujur pas gw baca bukunya tahun lalu, gaterlalu kerasa feels-nya. Dan jujur sebelum nonton film ini, gw lebih prefer novel Looking for Alaska. Tapi gara2 film ini, gw jadi bisa lebih ngerasain isi novelnya. Daan, yeah, TFiOS bagus, banget. Peringkatnya sekarang sama kea Alaska. :p 

Man, Alaska mau dibikin film.. Can't wait. Dan btw, gw baca buku2 John Green karena gw nonton vlogbrothers sama crashcoursenya dia + Hank... Iseng2 aja pas itu, dan emang bagus. Masih gapercaya John Green itu orang yang bikin quote2 terbagsus yang pernah gw baca... Amazing.

+ Storynya.
+ Pemerannya. Shai sama Ansel cocok bgt meranin Hazel sama Gus.
+ Tekniknya.
+ Adaptasinya.
+ Pilihan dialognya.
+ Comedy.
+ Feels.

-/+ Cameo John Green yang diilangin... Kalo ada lebih seru. Tapi juga mungkin jadi aneh.

- Beberapa quotes yang gamasuk... Sadly.
- Feels.

Overall: Beautiful. Close to perfection.

Rating: 9.5 / 10.0 Capicados

"You realize that trying to keep your distance from me will not lessen my affection for you. All efforts to save me from you will fail"


5. The Purge: Anarchy:




Sequel dari The Purge. Konsepnya menarik... Dan kali ini, konsep dan elemen2 dari the Annual Purge lebih diliatin lagi. Film yang ini lokasinya lebih luas, karakternya lebih banyak, eventnya juga lebih banyak... Dan juga muncul kelompok anti-Purge, jadi semacam resistance gitu. Disini diliatin bahwa konsep dari Annual Purge sebenernya ngedistribute wealth ke orang kaya, dengan cara ngebunuhin orang miskin yang kemungkinan menyelamatkan dirinya kecil. Welp. Intinya disini scopenya lebih besar dari film pertama... Konsepnya menarik, dan scopenya yang lebih luas, jadi gw lebih suka yang ini daripada film pertamanya, walaupun suspense dan thrill di film sebelumnya lebih banyak dari yang ini. So yeah.. Semoga aja ada The Purge yang ketiga.. Pengen liat lanjutan dari resistance anti-Purgenya.

+ Konsep2nya.
+ Eventsnya menarik dan lebih banyak dari sebelumnya.
+ Beberapa comical moments.

+/- OP main character. That guy.

- Less suspense. Less thrill.
- Lebih ketebak ceritanya.

Overall: Interesting concept. Over-powered guy. Konsep resistance anti-Purge dan anti-wealth anti upper classnya juga interesting.

Rating: 9.0/10.0 Capicados



So yeah... That's it. Capicados? Well. Long story. Save it for another time. :p

Cheers.

Monday, 21 July 2014

Fighting back was part of our existence

"Sometimes defeats are the best outcomes. To react to adversity is a quality. Even in your lowest periods you are showing strength. There was a great saying: It's just another day in the history of Manchester United. In other words fighting back was part of our existence."

-Sir Alex Ferguson, Alex Ferguson My Autobiography (2013)-

Saturday, 19 July 2014

Panas. Bukber. Ch-ch-ch-ch-changes

Hai2,

Panas. Beberapa hari ini panas banget. Kalogasalah beberapa hari yang lalu suhunya sempet sampe 30an °C. Yep. Dan panasnya kerasa. Banget. Hari Jum'at kemaren setelah Jum'atan kan nonton gitu, soalnya deket tempat Jum'atannya ada mall. Udah kan, masuk, masih kerasa lumayan panas. Trus nonton... Edge of Tomorrow. Filmnya kereen. Ngingetin gw sama film Groundhog Day... Nah, didalem studionya itu dingin gitu. Malahan gw berasa agak kedinginan juga. Biasanya kan keluar bawa jaket. Tapi karena saking panasnya gw yaa cuma pake kaos dan kemeja. Pas didalem dingin bgt, daan pas keluar mallnya langsung kerasa gitu pengap dan panas. Heat wave.

Kadang2 gw bingung gimana gw bisa merasa biasa2 aja hidup di Jakarta dengan suhu yang panas dan kelembapan yang cukup tinggi... Tapi gw baru inget... di Jakarta kemana2 pake kendaraan, jarang jalan kaki, dan kalo indoor pake AC. So yeah..

Sabtu pagi, 19 Juli 2014, akhirnya(?) ga sahur setelah berhari2 puasa. Satu rumah ketiduran, dan gw lupa ninggiin suara alarm :/

Sorenya, buka puasa bareng dirumah wakil duta besar disini... Which is kind of cool. Bisa dapet insight, ngeliatin komunitas Indonesia disini, khususnya yang deket sama pemerintahan disini... Sort of.

Tapi yang gw suka dari acara2 Indonesia disini itu gw jadi dapet insight tentang kehidupan mahasiswa Indo diluar. Anak2 PPI, ataupun yang lagi liburan kesini. Dan gara2 ini, somehow gw juga jadi termotivasi dan... Kea sort of reassuring gitu. Which is good.

Ke acara kea gini juga jadi inget sama jaman SMP. Segala macem protokoler, koordinasi acara, antisipasi masalah2.. Etc2.

Kangen sama jaman SMP. Jujur aja. Gw bersyukur banget udah bisa sekolah di Labsky 3 tahun. Kenal sama orang2 yang... Simply brilliant.



Sayangnya, kenyataan hidup... Kalo kita pisah sama temen2, makin dikit hal yang nyambung, makin dikit hal yang bisa diobrolin... Unless lo bener2 deket sama mereka, atau punya interest yang sama.

I mean. We got separated, we made new friends, they made new friends. 

Each of us continue to chase our own dreams.

Tapi sebagai manusia, walaupun udah pisah sekian lama, kita tetep aja bisa balik, pick up where we left off. Apalagi sekarang with all those social media and skype and messengers... Lebih gampang untuk keep in contact. 

Tapi keep in contact itu juga suka agak susah... Kadang kita mau nyapa temen.. Udah lama ga denger kabar.. Tapi takut ganggu. Takut mereka lagi sibuk. Kadang baru dibales beberapa jam kemudian, atau sehari dua hari kemudian. Kadang kita bener2 lagi sibuk, atau mereka emang bener2 lagi sibuk. Kadang kalo mau ngobrol seru, harus texting panjang2, tapi capek ato ribet. Kalo mau vidcall, quality callnya suka ancur. Kalo beda timezone gitu, harus cari2 jam yang pas sama semuanya.

Dan juga... Kita bisa aja segan nyapa karena takut temen kita disisi lain lagi badmood.. :/ Well. Susah juga sih kalo pengen tau mood orang. Kalo face to face aja bisa susah ditebak, gimana lewat text, yang lebih bisa disembunyiin..

But probably it's just me. I'm not that good at guessing people's mood... Sadly.



Dan setelah pisah sekian lama... Terus tiba2 ketemu lagi, ato ngobrol lagi... Orang bisa aja berubah.

The thing is...

"We all change, when you think about it. We're all different people all through our lives. And that's okay, that's good, you've got to keep moving, so long as you remember all the people that you used to be."

-Doctor Who, The Time of The Doctor (2013)-



Kita semua berubah. Kalo dipikir2, sepanjang hidup kita, kita itu adalah orang2 yang berbeda. Dan itu bagus. Perubahan itu bagus, so long as we remember all the people that we used to be.

Summer 2013 lalu gw ke Jakarta untuk sekitar 2 minggu. Ketemu temen lama.

But before that... Kerasa banget kondisi udara di Jakarta beda sama disini. Disana emang kerasa lebih pengap gara2 lebih lembap... High humidity.

So yeah.. Temen2 lama. Bikin2 acara ngumpul2 sekalian bukber, soalnya pas puasa dan keanya bukber sama temen2 itu wajib... Sort of.

Dan gw perhatiin... Banyak yang berubah. Mungkin gara2 hampir dua tahun ga ketemu, ga ngobrol.. Jadi yaa kaget aja kalo tiba2 temen2 kita udah beda gitu. Jokesnya udah beda... Obrolannya beda. Somehow lo jadi ga nyambung. :/

Cannot into relevant any more.

Beberapa temen gw juga bilang gw berubah. Dan awalnya, setelah di-comment kea gitu, yaa gw ga berasa ada perubahan dari dua tahun yang lalu. Tapi beberapa bulan yang lalu, gw baru sadar. Yep. I have changed.

It is scary. Kita ngeliatin orang yang sama. Temen2 kita yang physically ga terlalu berubah. Tapi beberapa, didalemnya, udah berubah. Dan perubahannya ga harus negatif sih. Ada yang somehow jadi lebih baik. Tapi yaa.. Felt weird.

Dan dipikir2, sedih juga. Sebagai orang yang "ngeskip" perubahan dari temen2 kita, yang ga hidup melewati perubahan temen2 kita.. Agak sedih kalo mereka bener2 berubah. Because we'll never see that same look or hear that familiar voice. Not anymore.

Kalo mau yang agak dark... Gw sempet mikir2.. Ini sama aja kea seseorang yang meninggal. Ga akan kita bisa interaksi dengan orang yang sama. Gabisa dengerin suara yang sama. Dark indeed. Maybe it's a bit too much... But hey, this thing came across my mind once. And in some ways, it is true.

Kita kangen sama momen2 yang udah kita alamin di masa lalu, especially all those good or other memorable moments with your friends... And somehow kalo ketemu temen lama, kita pengen recreate, pengen relive that moment... But it's simply hard, kalo temen kita, dan bahkan diri kita sendiri, udah berubah..

Dan sudah saatnya kita bikin momen2 bagus yang baru. Mulai petualangan baru. Cari hal2 fun yang baru, yg bisa lo alamin sama temen2 lo. Which is great.

Kerennya manusia itu bisa adaptasi. Dan berhubungan sama post sebelumnya, kita juga harus belajar untuk let go.

So yeah.... :)

Beberapa hari lagi pengumuman pemenang pilpres, officially, dari KPU. Semoga yang kalah bisa menerima, dan membawa perubahan (yang baik) di Indonesia. Semoga yang menang bisa membawa bangsa ini menjadi lebih maju, dengan cara yang baik. Dan semoga supporter dari kedua belah pihak bisa damai, dan bisa diajak kerjasama untuk membawa perubahan yang baik di Indonesia. Semoga yang menang bisa humble, dan yang kalah bisa menerima denan ikhlas... Kecuali kalo ditemukan kecurangan. Yang ada bukti yang kuat... Then, we'll take action. But peacefully, and legitimately. Hopefully. Yeah.

So, I think that's that for now.

Cheers.

Thursday, 17 July 2014

The Essence of Evil, Behind the Scenes

Hai2,

So... Lots of things are happening right now.

Last night when I was watching the telly, I heard that 1.) a commercial airplane was shot down in Eastern Ukraine, and 2.) Israel started their ground offensive against the Palestinians in Gaza... Yep.

My condolences.

Innocent lives are lost. Unnecessary deaths... Sadly, this is the world we live in today.

But anyway, life goes on. For us. The living. Sadly, trapped in this world.

But hey, we have to make the best out of it. We have to protect our world. Live in peace and harmony. We have to find meaning to this world, and prepare for the one that comes after. We still have a lot of work to do.

So yeah.

Umat manusia sudah ada sejak ribuan tahun yang lalu. Mungkin lebih. God knows. Tapi sayangnya, masih ada aja konflik. Mungkin ini emang takdir? Manusia diciptakan berbeda2. Ga cuma dari penampilan atau kebangsaan atau tempat lahir. Tapi kita juga punya pandangan yang berbeda antara satu sama lain. Kepercayaan yang berbeda. Pola pikir yang beda. Beberapa dari kita percaya bahwa A lebih penting dari B, sementara yang lain percaya bahwa B lebih penting dari A. Intinya yaa perbedaan pasti ada.

Tapi gimana cara mengatasi perbedaan?


Menurut video ini...: 


The essence of every single form of evil in this world are these two things: oppression and ignorance. True enough. And it does make sense.

Jadi yaa. There you go...



Mumpung masih Ramadhan, mungkin kapan2 gw bakal nulis tentang something related to Islam... And religion in general, including one of the main "themes" of our world today: anti-religion, anti-theism, and atheism. So yeah. Fun to discuss. Dan sebenernya salah satu temen gw disini emang interested tentang pertanyaan "What is the purpose of life?"... Dan gw bilang akan coba jawab. So yeah.

Dan tentang "main themes of our world today"... Sebagai seseorang yang punya interest di sejarah.. Gw punya some sort of generalisation terhadap era2 tertentu, dan tema2 utama dari era2 di dunia ini... :p 

Mungkin bakal gw cover juga. Because it is really interesting. Well, mungkin cuma untuk gw. But yeah :p

Intinya gw turut berduka cita untuk korban2 dari pesawat Malaysia Airlines yang kena tembak. Juga untuk saudara2 kita di Palestina. Juga untuk saudara2 seumat manusia dimanapun didunia ini yang kena musibah, khususnya musibah yang terjadi gara2 orang lain. 

Susah rasanya untuk ketawa atau senang2 kalo tau di suatu tempat di dunia ini ada orang yang struggling untuk bertahan hidup...





So... Ke topik utama.


Yep. Postingan kedua. Kali ini entah kenapa ada drive untuk bener2 nulis. Which is good, I guess.

Sejauh ini gw rasa grammar gw ancur dan nyampur2 banget. Well.. Tapi setelah 3 tahun sekolah di sekolah internasional.. Gw belajar satu hal:

Makin tinggi level bahasa lo. Makin ga peduli lo sama grammar.

Temen gw yg native English aja suka ancur grammarnya... :/

So yeah :p


Anyway,

Gw bakal cerita tentang proses bikin blog yg baru ini...


Sebenernya sekitar pertengahan Desember 2013, gw udah nyoba untuk nulis satu post. Tapi karena sibuk dan ulangan akhir dan tugas2 akhir dan juga agak down gara2 belom tau bakal ada dimana untuk tahun depan... Gw jadi ga nulis. Until yesterday.

Kemaren gw memutuskan untuk nulis lagi. Dan more or less alasannya udah gw cantumkan di postingan pertama. Intinya: Keep record ttg diri gw (which is kind of creepy kalo gw naro detail banyak gitu atau numpahin isi kepala gw disini), daan share stuffs... Karena gw butuh tempat untuk ngeshare.... Walaupun gaada pembaca juga disini tapi yaa... Yeah whatever man. Feelin' a wee bit lonely here ;(

Nah, gw nyoba untuk nulis di blog yg sama sama yang gw bikin pas Desember 2013 itu.. Tapi gw pengen ganti background sama titlenyaa.. Backgroundnya sih bisa diganti. Tapi entah kenapa pas gw mau coba customise, edit titlenya.. Gabisa. 

So, gw bikin blog baru. Designnya (which includes the background) tinggal gw copy-paste HTML dari blog yg satu ke yg baru. That done. Thank you copas.

Untuk background, gw emang agak kurang setuju sama yang gw pilih pas Desember lalu. Terlalu... Apa ya.. Well. Dunno. Ga cocok aja kalo dibikin tile. Trus ukurannya sama warnanya kurang pas... Ini foto yg gw pake:



Fotonya gw ambil keanya deket2 Desember 2012, dibelakang Grande Arche de La Défense.

Nah gw trus coba cari2 yang agak simpel dan artsy. Jadi ngobok2 file, foto2 dari iPod... Dan ketemu sama beberapa foto. Akhirnya empat foto gw jadiin satu, dibikin empat kotak gitu... Tapi meh. Akhirnyaa ya gw pilih yang daun. Which is background yang sekarang.


Now.. Pas bikin blog baru kan harus bikin address baru juga... And it took me around three hours to decide. Naming things is hard. Indeed.

Address yg gw pake yaitu: "randomnewworld" (.blogspot.com)... 

A: Kenapa? 

B: Soalnya nama2 yang gw pengen udah dipake...

A: Nope. That's not a good enough answer. Try again. Kenapa randomnewworld?

B: Soalnya nama2 yang gw pengen udah dipake daan nyoba nama2 lain agak aneh dan somehow gaterlalu represent diri gw.

A: Ok, good enough. Apa itu randomnewworld?

B: Gw ambil dari expansionnya "Europa Universalis IV" (EUIV) yaitu "Conquest of Paradise", dimana kita bisa ngegenerate "new world" (click) yang bentuknya random. Yep. Cool.

A: Whoa2 hold your horses.. What's EUIV?

B: Some kind of a niche-based(?) video game. Untuk yang suka sejarah dan well.. Sejarah... And conquering the world. Sort of. Ga harus conquer the world juga sih. Intinya roleplay.. Dan ngeset objectives untuk kita sendiri. Nama genrenya "Grand Strategy", dan disini kita main sebagai negara. EUIV ini bikinan Paradox Development Studio sama Paradox Interactive. Mereka bikin banyak game Grand Strategy untuk komputer. Kalo EUIV itu pas era Renaissance, Age of Discovery, sama early colonisation... Game lain ada yang pas medieval era, Victorian era sampe WWI, dan ada juga yang pas WWII. There you go.

Nah, di Grand Strategy kita mainnya pake peta dunia. Dan, di EUIV, kita gabisa liat seluruh peta dunia. Lokasi yang belum kita explore itu tertutup sama yang namanya "Terra Incognita" (latin: unknown land). So, kita perlu explore.

Cuma kan kalo let's say gw main pake Inggris. Trus gw pengen colonise America, which is bagian dari "the New World"... Gw kan udah tau lokasi Bermuda dimana, Cuba dimana, Florida, Brazil, Nova Scotia.. Jadi kurang seru. Feel "eksplorasi"nya gadapet.

Jadilah dibikin yang namanya random new world, dimana tiap main bakal ngegenerate New World yang... Random. Jadi lebih kerasa eksplorasi. So, there you go...

A: Oke..........

Right... I'm talking to myself. I'm going slightly mad. Just like that Queen song.

But anyway.. yeah. randomnewworld.. apa hubungannya sama blog ini? Soalnya... Gw rasa gw akan menghadapi dunia baru, yang agak random.. Well not really. Tapi somehow make sense. Dan agak geeky juga gara2 gw ambil dari game which is one of my favs. :p

Talking about video game... I actually learned a lot through video games. I hope I can discuss this somewhen in the future.

So yeah, itu tadi address blog gw yg baru. Geeky and hidden meaning.


Nah, sekarang title sama title description.

Ini gw ambil dari mini-episode Doctor Who.... Umm yeah. Here it is:


Quotenya ada di 7:30... Yep. 

"To days to come." "All my love to long ago."

Sekilas sounds a bit.. Cheesy? Maybe.

Tapi entah kenapa gw suka banget sama quote ini.. Daan gw keanya gabakal jelasin ttg Doctor Who like I did with EUIV.. Tapi intinya, gw rasa disini ada some kind of "celebration". Yang satu untuk masa depan, stuffs that "The Doctor" is gonna go through. Dan satu lagi untuk masa lalu, stuffs that he already went through. Gw juga dapet impression somehow mereka kea nitipin salam, satu untuk masa depan, satu untuk masa lalu... I don't know, really. But I really like this quote. Awalnya gw kira ini quote terkenal darimana gitu. Tapi ternyata engga... So, good job there.

Hubungannya sama blog ini? Well.. Gw suka sejarah. So somehow it is relevant. I am going to talk about the past, the present, and the future. Future? Plans, maybe. Predictions? Who knows..? 

It is important to know our history, to learn from it, and use it to our benefit. Tapi ada saatnya dimana kita harus belajar untuk ngelepas. Let go. Susah sih. Tapi, dengan ngelepas hal2 dari masa lalu, kita nyedian tempat untuk hal2 yang akan datang. Tentunya kalo ngelepas, kita juga gaboleh lupain "essence"nya, inti dari hal yang mau kita lepas, biar jadi pelajaran untuk masa depan, dan juga kenangan.

Celebrate the past, the present, and the future. Things that came and went. Things that are going to come to you.


To days to come. All my love to long ago.

Cheers.

Wednesday, 16 July 2014

A Fresh Start?

16 Juli 2014,

Hampir 7 bulan setelah gw memutuskan untuk mulai ngeblog (lagi), akhirnya gw sekarang akan bener2 nyoba untuk ngeblog, nulis, at least dua kali seminggu. Not bad, eh?

Bisakah gw bilang ini "a fresh start"? Mungkin... Walaupun sebenernya ide untuk mulai ngeblog lagi emang udah ada dari... Mungkin setahun yang lalu. Jadi... Kenapa sekarang?

Kenapa tiba2 gw pengen ngeblog lagi..? Jujur aja gw rasa ini adalah saat yang tepat untuk restart. Somehow.

The world is changing, at least from my perspective. Dan gw emang lagi liburan, dan emang pengen nulis dari lama, dan emang lagi belom ada kerjaan... So yeah. Gw bakal usahain pas lagi ada spare time nulis. Nulis tentang anything. Disini. Yep.

Mungkin ide2 gw, ato kalo gw mau share stuffs.. Anything. News. Kalo gw lagi mood cerita tentang sesuatu. Mungkin review buku. Dunno. Masih belom kepikiran sih. :p

This is gonna be some kind of a YogPod... In a blog format... I guess. Check it out if you don't know what "YogPod" means. It's a really cool podcast. Dan isinya yaa campur2. Two guys rambling about stuffs. Which is very entertaining. Sayang mood gw disini lagi agak lifeless jadii yaa we'll see in the future. :p


But anyway,

Mungkin untuk saat ini gw emang lagi butuh tempat untuk ngeshare stuffs. Dan sebenernya ga cuma ngeshare. Disini gw bakal keep record hal2 yang pengen gw inget. Dan setelah lulus high school kayaknya, somehow, emang pas untuk ngekeep track hal2 apa yg gw lakuin semenjak lulus. Dan apa aja yang terlintas dikepala gw.

Masih belom tau apakah gw bakal ngepost personal stuffs disini.. Which is unlikely. 

Atau ngepost ide2 yang somehow agak serius. Atau ngepost personal views, or any interesting stuffs or ideas.. We'll see.

Mungkin di post selanjutnya gw bakal cerita tentang proses bikin blog baru ini..? Yeah. Why not... :p


So yeah... That's it, I guess. A fresh start? 

We'll see how long this lasts. But I do hope that this can be a real start. A beginning of something great.

Cheers.